My Bakery: Perjalanan dari Usaha Rumahan hingga Menjadi Gerai Kekinian di Palembang

Palembang – Di tengah maraknya perkembangan bisnis kuliner di Kota Palembang, My Bakery muncul sebagai salah satu usaha yang mampu bertahan dan terus berkembang. Toko roti yang dimiliki oleh Maya Dona ini telah menempuh perjalanan panjang sejak pertama kali berdiri pada tahun 2017.

Berawal dari usaha rumahan dengan sistem pesanan harian, My Bakery perlahan membangun kepercayaan pelanggan melalui kualitas produk dan harga yang terjangkau. Kini, usaha tersebut berkembang menjadi gerai modern yang menawarkan berbagai pilihan menu untuk semua kalangan.

Ragam Produk dengan Harga Terjangkau

Tidak hanya menyediakan aneka roti, My Bakery juga dikenal dengan jajanan pasar yang selalu segar setiap hari. Semua produk dijual dengan harga ramah di kantong, mulai dari Rp5.000-an, sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

Perpaduan antara rasa tradisional dan tampilan kekinian menjadi daya tarik utama yang membuat pelanggan terus kembali.

Menu Lengkap: Dari Minuman Hangat hingga Rice Bowl

Untuk menambah variasi pilihan, My Bakery juga menyediakan beragam minuman seperti kopi, wedang hangat, serta menu rice bowl bagi pengunjung yang ingin menikmati makanan lebih berat. Kehadiran berbagai menu ini menghadirkan pengalaman kuliner yang lebih lengkap dan fleksibel bagi pelanggan.

Tempat Nyaman untuk Nongkrong

Selain menawarkan menu yang variatif, My Bakery juga menghadirkan ruang nongkrong yang nyaman. Gerai ini buka setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 21.00 WIB, menjadikannya pilihan yang cocok untuk sarapan pagi, ngopi siang, hingga tempat berkumpul saat malam.

Delapan Tahun Perjalanan

Selama lebih dari delapan tahun, My Bakery berhasil membuktikan bahwa usaha yang dirintis dengan kesungguhan dapat berkembang pesat. Dari dapur sederhana di rumah, kini My Bakery tumbuh menjadi ruang kuliner yang hangat dan lengkap di kawasan sekitarnya.

Bagi pelanggan, My Bakery bukan hanya sekadar tempat membeli roti. Ini adalah ruang untuk menikmati jajanan pasar, berbagi cerita, dan merasakan perkembangan cita rasa dari waktu ke waktu.

minyak apun ganapathi

Komentar Facebook

You might also like

Loading...