Memahami Tahapan Perkembangan Psikologi Anak Sejak Dini
PALEMBANG, sriwijayatv.tv – Perkembangan psikologi anak berlangsung secara bertahap seiring dengan pertumbuhan fisik dan kematangan fungsi otak. Setiap tahapan memiliki karakteristik berbeda yang perlu dipahami orangtua agar dapat memberikan pola asuh yang tepat.
Secara umum, perkembangan psikologis anak terbagi dalam empat tahap. Tahap pertama adalah sensorimotor, yang terjadi pada usia 0 hingga 2 tahun. Pada fase ini, anak belajar mengenal dunia melalui indra dan gerakan. Interaksi langsung dengan lingkungan menjadi kunci utama dalam proses belajar mereka.
Selanjutnya, anak memasuki tahap praoperasional pada usia 2 hingga 7 tahun. Di tahap ini, kemampuan bahasa dan simbolik berkembang pesat. Anak mulai mampu berimajinasi dan mengekspresikan pikiran, meskipun cara berpikirnya masih bersifat egosentris.
Memasuki usia 7 hingga 11 tahun, anak berada pada tahap operasional konkret. Pada fase ini, anak mulai mampu berpikir logis terhadap hal-hal yang bersifat nyata, memahami hubungan sebab-akibat, serta menyelesaikan masalah sederhana.
Sementara itu, tahap operasional formal dimulai pada usia 12 tahun ke atas. Anak mulai mampu berpikir abstrak, mempertimbangkan berbagai kemungkinan, serta menganalisis suatu persoalan secara lebih kompleks.
Psikolog Erma Soesilawati menekankan, selain memperhatikan pertumbuhan fisik, orangtua juga perlu memberikan perhatian terhadap kesehatan mental anak sejak dini.
“Dengan memahami tahapan perkembangan ini, orangtua dapat memberikan perlakuan yang tepat sesuai usia anak,” ujarnya.
Pemahaman terhadap fase perkembangan psikologi diharapkan dapat membantu orangtua membangun komunikasi yang sehat serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Komentar Facebook