Jasa Pengiriman di Palembang Terpaksa Gunakan Dexlite, Dampak Kelangkaan Solar

PALEMBANG – Aktivitas pengiriman paket dan logistik di Palembang dan sejumlah wilayah Sumatera Selatan terganggu akibat kelangkaan serta pembatasan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Kondisi ini memicu antrean panjang kendaraan angkutan barang di sejumlah SPBU dan berdampak pada keterlambatan distribusi.

Keterlambatan pengiriman tidak hanya dirasakan konsumen, tetapi juga memengaruhi reputasi perusahaan jasa logistik yang mengandalkan ketepatan waktu sebagai bagian utama dari layanan. Distribusi barang yang menjadi komponen penting dalam rantai pasok ekonomi daerah pun ikut terdampak.

Sejumlah perusahaan pengiriman terpaksa mengambil langkah alternatif dengan membeli Dexlite agar operasional tetap berjalan. Meski harganya jauh lebih mahal dibanding solar subsidi, kebijakan tersebut dinilai perlu demi memastikan paket tetap sampai sesuai target waktu.

Kepala Cabang Utama JNE Palembang, Shendy Maulana, mengatakan bisnis jasa pengiriman sangat bergantung pada kelancaran distribusi dan ketersediaan bahan bakar.

“Kami harus memastikan layanan tetap berjalan. Kalau distribusi terhambat, dampaknya langsung ke pelanggan dan kepercayaan publik,” ujarnya.

Pihaknya berharap pasokan solar segera kembali normal sehingga operasional pengiriman dapat berjalan lebih optimal tanpa harus menanggung beban biaya tambahan.

minyak apun ganapathi

Komentar Facebook

You might also like

Loading...