Pemprov Sumsel Siapkan GSMP Masuk Pesantren, Lebih 600 Ponpes Bakal Menanam Mandiri

Palembang — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus memperkuat Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan daerah. Salah satu terobosan terbaru yang disiapkan adalah peluncuran program GSMP Goes to Pesantren.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral GSMP yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (20/1/2025). Rapat ini bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung ketersediaan bahan baku, khususnya untuk menunjang Program Makan Bergizi Gratis serta menekan laju inflasi daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Chandra, mengatakan koordinasi lintas sektor ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari sejumlah instansi terkait, baik pemerintah daerah, perbankan, hingga pelaku usaha.

Menurutnya, selain fokus pada pemenuhan gizi masyarakat, Pemprov Sumsel juga tengah menyiapkan peluncuran GSMP Goes to Pesantren yang akan menyasar lebih dari 600 pondok pesantren di Sumatera Selatan. Program ini bertujuan mendorong pesantren agar mampu mengembangkan gerakan menanam secara mandiri di lingkungan masing-masing.

“Melalui GSMP Goes to Pesantren, kami ingin pesantren berperan aktif dalam memperkuat kemandirian pangan, sekaligus menjadi bagian dari solusi pengendalian inflasi,” ujarnya.

Pemprov Sumsel optimistis, penguatan kolaborasi ini akan berdampak positif terhadap stabilitas harga pangan di pasaran. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong peran pengusaha lokal, UMKM, serta mempercepat operasional Koperasi Merah Putih guna memperkuat rantai pasok pangan di Sumatera Selatan.

minyak apun ganapathi

Komentar Facebook

You might also like

Loading...