Percepatan Penanganan Banjir, Pemprov Sumsel Bentuk Satgas dan Benahi Infrastruktur di Palembang

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mempercepat upaya penanganan banjir di Palembang melalui langkah terpadu lintas sektor. Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat Bina Praja Setda Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, sistem aliran air di wilayah Sumsel saling terhubung, terutama dengan Sungai Musi yang menjadi muara utama. Tercatat, terdapat sekitar 114 sungai dengan kewenangan berbeda, mulai dari pemerintah kota, provinsi hingga pusat, namun semuanya memiliki keterkaitan satu sama lain.

Untuk itu, pemerintah mengambil langkah strategis dengan memangkas birokrasi dan memperkuat koordinasi lintas instansi. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah pembentukan satuan tugas (satgas) khusus penanganan banjir. Satgas ini diharapkan mampu mempercepat respons di lapangan sekaligus mengintegrasikan berbagai program penanggulangan banjir yang selama ini berjalan.

Selain pembentukan satgas, pemerintah juga fokus pada pembenahan infrastruktur sebagai solusi jangka menengah dan panjang. Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain normalisasi drainase, perbaikan gorong-gorong, hingga optimalisasi sistem pompanisasi di titik-titik rawan genangan. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas aliran air, terutama saat curah hujan tinggi.

Tak hanya itu, pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian dari strategi pengendalian banjir. Pemerintah akan memasang kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik rawan banjir guna memantau kondisi secara real-time. Dengan sistem ini, diharapkan penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap permasalahan banjir di Palembang dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat juga menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem penanggulangan banjir yang tangguh di masa mendatang.

minyak apun ganapathi

Komentar Facebook

You might also like

Loading...