Wamen Perdagangan: UMKM Berkontribusi Lebih dari 60 Persen terhadap PDB Nasional
PALEMBANG — Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Palembang Sport and Convention Center.
Menurut Dyah Roro Esti, UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Bahkan, lebih dari separuh pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan.
Ia juga menyampaikan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Selain itu, hingga Februari 2026, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan ratusan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW), baik untuk usaha dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini menjadi indikator tingginya minat terhadap bisnis waralaba di Indonesia.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengajak para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang teknologi informasi (IT). Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi kunci penting dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin terbuka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat semakin adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.


Komentar Facebook